satu bulan lebih lima hari
rindu..
ya, rindu itu berat, pun berdosa
benar yang dia bilang
...
saat ini aku banyak menanggung dosa,
dosa yang sangat sulit ku hindari.
aku tak pandai menahan rindu
ini berat
terlalu berat untuk tubuh mungilku ini
terlalu berat untuk hamba yg masih minim iman sepertiku..
tatapan itu,
masih belum bisa menepisnya dari kelopak mata
kehangatan itu,
masih belum bisa membias dari raga ini
aku tak pandai menyembunyikan rasa
aku juga tak pandai mengungkap rasa
lewat doa yg selalu ku lantunkan
aku memohon di setiap sujudku
aku memohon disepertiga malamku
may Allah give away 😇
Minggu, 08 September 2019
Senin, 05 Agustus 2019
pertemuan pertama
senyum kecil saat pertama kali aku mengingat memori itu
ya, kemarin. 4 ags 2019.
ada rasa bahagia tersendiri yg hadir dalam hati
pertemuan pertama
penasaran bukan?
bukankah saat terakhir kali aku menulis, aku tidak ingin merasakan perasaan suka terhadap lawan jenis lagi.
perasaan yg tidak seharusnya aku berikan untuk dia selain Allah.
tapi kali ini berbeda.
ini adalah sebuah rasa bahagia.
pertemuan pertama ini terlihat lebih natural
terasa sudah bertahun tahun telah mengenalnya
aneh bukan?
padahal itu adalah kali pertama aku menatap wajahnya
kali pertama aku mendengar suaranya
dan kali pertama aku menyentuh kulitnya.
dia adalah orang yg tiba tiba hadir mengetuk ruang hati
sesorang yg sangat dingin namun penuh kehangatan
sederhana tapi terlihat sangat mahal
bagai bibit emas tenggelam dalam butiran pasir pantai
ini bukanlah sebuah rasa suka atau cinta
ini adalah perihal rasa bahagia
rasa bahagia yg membuat bibir ini selalu tersenyum manis didepannya.
entah lah
aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini saat pertamuan pertama.
rasa yg berbeda dari sebelum sebelumnya
pertemuan kemarin, adalah 6 jam kebahagiaan dalam hidupku
ya, kemarin. 4 ags 2019.
ada rasa bahagia tersendiri yg hadir dalam hati
pertemuan pertama
penasaran bukan?
bukankah saat terakhir kali aku menulis, aku tidak ingin merasakan perasaan suka terhadap lawan jenis lagi.
perasaan yg tidak seharusnya aku berikan untuk dia selain Allah.
tapi kali ini berbeda.
ini adalah sebuah rasa bahagia.
pertemuan pertama ini terlihat lebih natural
terasa sudah bertahun tahun telah mengenalnya
aneh bukan?
padahal itu adalah kali pertama aku menatap wajahnya
kali pertama aku mendengar suaranya
dan kali pertama aku menyentuh kulitnya.
dia adalah orang yg tiba tiba hadir mengetuk ruang hati
sesorang yg sangat dingin namun penuh kehangatan
sederhana tapi terlihat sangat mahal
bagai bibit emas tenggelam dalam butiran pasir pantai
ini bukanlah sebuah rasa suka atau cinta
ini adalah perihal rasa bahagia
rasa bahagia yg membuat bibir ini selalu tersenyum manis didepannya.
entah lah
aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini saat pertamuan pertama.
rasa yg berbeda dari sebelum sebelumnya
pertemuan kemarin, adalah 6 jam kebahagiaan dalam hidupku
Kamis, 09 Mei 2019
feel free
pikiran ini kosong
lebih tepatnya bersih dari spam
aku hanya merasakan sebuah rasa yg belum aku rasa sebelumnya
yaaa aku merasa bebas
tidak ada lagi pikiran menyakitkan
tidak ada lagi duri duri tajam menusuk kepala
yg ada hanya ketenangan diri
sebuah perasaan mencintai diri sendiri
lebih tepatnya bersih dari spam
aku hanya merasakan sebuah rasa yg belum aku rasa sebelumnya
yaaa aku merasa bebas
tidak ada lagi pikiran menyakitkan
tidak ada lagi duri duri tajam menusuk kepala
yg ada hanya ketenangan diri
sebuah perasaan mencintai diri sendiri
Langganan:
Postingan (Atom)