selain doa, bagi saya
waktu adalah salah satu hadiah terindah
yang bisa "diberikan"
dari seorang manusia kepada manusia lainnya.
kamu tahu mengapa?
sebab ia rela memberikan
sebagian jatah hidup "miliknya"
yang tak akan pernah kembali
"hanya" untuk menemani mu
aku tidak meminta padamu
apapun itu dalam bentuk materi,
aku hanya ingin kamu selalu ada untukku,
memberikan sebagian jatah hidupmu untukku,
memberikan "waktu" mu untukku,
menjawab segala ocehanku,
mendengarkan segala keluh kesahku,
dan bersabar dengan tingkah kekanakkanku,
aku ingin kamu disini.
Rabu, 11 April 2018
Selasa, 13 Februari 2018
Sisa kepingan hati
Malam ini aku menyadari
Nyatanya, Aku tidak benar benar melupakannya
Dia hadir lagi, ya
Sebagai sosok dia yg dahulu, Masih sama
Hanya saja, Mungkin keadaan yg terlihat berbeda
Keruh, Pucat pasih
Aku masih senantiasa membuka pintu kotor
berdebu.
Aku masih setia memberi kursi
Walau hanya mampir arti hadirnya
Entahla
Aku baik bukan?
Memberi kepingan kepingan hati yg tersisa
Pulang lah.
Pintu masih terbuka.
Sebentar
Aku ingin kepingan hati (lagi) pintanya
Ini kepingan hati terakhir.
Kuberikan lagi untuknya
Pulanglah
Namun
Ia masih duduk
Memegang sisa kepingan hati yg kuberi, Hanya diam
Pulanglah
Atau tinggal selamanya
Nyatanya, Aku tidak benar benar melupakannya
Dia hadir lagi, ya
Sebagai sosok dia yg dahulu, Masih sama
Hanya saja, Mungkin keadaan yg terlihat berbeda
Keruh, Pucat pasih
Aku masih senantiasa membuka pintu kotor
berdebu.
Aku masih setia memberi kursi
Walau hanya mampir arti hadirnya
Entahla
Aku baik bukan?
Memberi kepingan kepingan hati yg tersisa
Pulang lah.
Pintu masih terbuka.
Sebentar
Aku ingin kepingan hati (lagi) pintanya
Ini kepingan hati terakhir.
Kuberikan lagi untuknya
Pulanglah
Namun
Ia masih duduk
Memegang sisa kepingan hati yg kuberi, Hanya diam
Pulanglah
Atau tinggal selamanya
Selasa, 02 Januari 2018
catatan selembar rindu
"Dingin malam ini membelai kalbu
Membawa kisah yang telah lalu.
Aku teringat jejak jejak kamu saat menemuiku
Malam itu"
Aku tak pandai bersajak
Begitupun aku tak pandai menahan rindu
Sudah hampir satu bulan lalu
Saat kita terakhir bertemu
Kamu menjemputku.
Aku tak percaya hari itu adalah hari terakhir bertemu.
Sebuah alasan fatal yang membuatku menjauh
Membenci kamu,
Merelakan kamu.
Namun taukah kamu, saat ini aku merindukanmu
Merindukan dengan seluruh ragaku
Aku tersesat di kata terakhirmu
Kata yang kamu ucapkan membuat jalan berliku
Aku tak bisa kembali
Aku juga tak mampu mengakhiri
Aku berada di tengah jalan bercabang yang ku buat sendiri
Bagaimana bisa kau ucapkan kata itu tanpa memikirkanku?
Harusnya kamu menjaga hati
Bukan mempermainkan hati.
Ketika kamu mempunyai tinta hitam,
Maka tuliskan selembar rindu ini dengan tinta hitam.
Tuliskan selembar rindu ini dengan tinta putih jika yang kau punya hanya tinta putih.
Jangan menulisnya dengan kedua tinta berbeda.
Kamu tau, aku tak bisa membacanya.
Jelaskan padaku apa isi dari hatimu.
Aku akan pergi ketika kamu tak menginginkanku lagi.
Tapi aku akan menunggu jika kamu memintaku menunggu.
Selembar rindu ini kuliskan
Untuk sebuah hati yang pergi jauh
Membawa kisah yang telah lalu.
Aku teringat jejak jejak kamu saat menemuiku
Malam itu"
Aku tak pandai bersajak
Begitupun aku tak pandai menahan rindu
Sudah hampir satu bulan lalu
Saat kita terakhir bertemu
Kamu menjemputku.
Aku tak percaya hari itu adalah hari terakhir bertemu.
Sebuah alasan fatal yang membuatku menjauh
Membenci kamu,
Merelakan kamu.
Namun taukah kamu, saat ini aku merindukanmu
Merindukan dengan seluruh ragaku
Aku tersesat di kata terakhirmu
Kata yang kamu ucapkan membuat jalan berliku
Aku tak bisa kembali
Aku juga tak mampu mengakhiri
Aku berada di tengah jalan bercabang yang ku buat sendiri
Bagaimana bisa kau ucapkan kata itu tanpa memikirkanku?
Harusnya kamu menjaga hati
Bukan mempermainkan hati.
Ketika kamu mempunyai tinta hitam,
Maka tuliskan selembar rindu ini dengan tinta hitam.
Tuliskan selembar rindu ini dengan tinta putih jika yang kau punya hanya tinta putih.
Jangan menulisnya dengan kedua tinta berbeda.
Kamu tau, aku tak bisa membacanya.
Jelaskan padaku apa isi dari hatimu.
Aku akan pergi ketika kamu tak menginginkanku lagi.
Tapi aku akan menunggu jika kamu memintaku menunggu.
Selembar rindu ini kuliskan
Untuk sebuah hati yang pergi jauh
Langganan:
Postingan (Atom)